Tenaga Kesehatan, Kapasitas, Anggaran serta Sarana dan Prasarana Sebagai Hambatan Utama Pelayanan Kesehatan bagi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan

Anandito Aria Widha, Kusmiyanti Kusmiyanti

Abstract


The issue of healthcare in correctional institutions is a pressing issue, given the high prevalence of disease and inmate mortality rates due to unhealthy environments, overcrowding, and limited medical personnel and healthcare facilities. The objective of this study was to describe healthcare services for prisoners in order to identify patterns and key challenges, and provide relevant policy recommendations. The method used in this study was a systematic literature review, referring to the PRISMA protocol for the identification, selection, and analysis of literature. Literature was obtained from Google Scholar, SINTA, and Scopus, covering the years 2021-2025, using the Publish or Perish 8 application. Of the 683 articles found, 21 primary articles were selected based on inclusion, exclusion, and quality assessment criteria. The study results indicated that the main obstacles to healthcare services in correctional institutions include a shortage of healthcare workers, overcrowding, limited facilities and infrastructure, and budget constraints. Furthermore, it was concluded that the implementation of healthcare service regulations in correctional institutions is suboptimal, necessitating an increase in the number of healthcare workers, facilities and infrastructure, budget, collaboration with external healthcare facilities, and strengthening of the evaluation and monitoring system.

Keywords: correctional institutions; health services; obstacles; prisoners

 

ABSTRAK

 

Permasalahan pelayanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan merupakan isu mendesak, mengingat tingginya prevalensi penyakit dan angka kematian narapidana akibat lingkungan yang tidak sehat, over kapasitas, serta keterbatasan tenaga medis dan fasilitas kesehatan. Tujuan studi ini adalah menggambarkan pelayanan kesehatan bagi narapidana guna mengidentifikasi pola, tantangan utama, dan memberikan rekomendasi kebijakan yang relevan. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah systematic literature review, mengacu kepada protokol PRISMA dalam proses identifikasi, seleksi, dan analisis literatur. Literatur diperoleh dari Google Scholar, SINTA, dan Scopus, dengan rentang tahun 2021-2025, menggunakan aplikasi Publish or Perish 8. Dari 683 artikel yang ditemukan, 21 artikel utama terpilih berdasarkan kriteria inklusi, eksklusi, dan quality assessment. Hasil studi menunjukkan bahwa hambatan utama dalam pelayanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan meliputi kekurangan tenaga kesehatan, over kapasitas, keterbatasan sarana dan prasarana, serta keterbatasan anggaran. Selanjutnya disimpulkan bahwa implementasi regulasi pelayanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan belum optimal, sehingga perlu peningkatan jumlah tenaga kesehatan, sarana dan prasarana, anggaran, kolaborasi dengan fasilitas kesehatan eksternal, serta penguatan sistem evaluasi dan pengawasan.

Kata kunci: lembaga pemasyarakatan; pelayanan kesehatan; hambatan; narapidana


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf16339

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

___________________________________________________________________________________________________________________________________

Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research FORIKES VOICE), e-ISSN: 2502-7778, p-ISSN 2086-3098
Volume 1-6 (2010-2015) are available at http://suaraforikes.webs.com)
+6282132259611 (phone and WhatsApp)

___________________________________________________________________________________________________________________________________