Fast track: PENGALAMAN AYAH YANG TERLIBAT DALAM PERAWATAN KANGURU PADA BAYI PREMATUR
Abstract
Perawatan Kanguru sering kali diidentifikasi sebagai perawatan yang dilakukan oleh ibu, dan sebagian besar penelitian menitikberatkan pada efek perawatan kanguru yang dilakukan oleh ibu. Keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak seringkali terabaikan. Masalah privasi selama menyusui, memompa ASI, dan pelaksanaan Perawatan Kanguru kadang membuat ayah terpisah dari unit perawatan. Tanggung jawab seperti memberikan dukungan finansial dan menjadi pelindung sosial keluarga dianggap sebagai tugas ayah. Akibatnya, ayah biasanya hanya memberikan dukungan dari jauh karena peran mereka yang diterima secara sosial, seperti mendukung ibu, memberikan dukungan keuangan kepada keluarga, dan melindungi keluarga. Dampak sosiologis menyebabkan ayah tetap absen dalam pengasuhan bayi, yang berdampak negatif pada peran pengasuhan dan ikatan antara ayah dan bayi. Perawatan Kanguru yang dilakukan oleh ayah dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk berperan aktif dalam kehidupan bayinya dan membantu mereka memahami peran mereka sendiri sebagai seorang ayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ayah yang terlibat dalam perawatan kanguru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis deskriptif. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Penelitian ini mengungakapkan 6 Tema utama yaitu Kesadaran dan Pengetahuan Ayah tentang Perawatan Kanguru, Motivasi dan Harapan Ayah dalam Perawatan Kanguru, Pengalaman Emosional Ayah dalam Perawatan Kanguru, Penguatan Peran Ayah melalui Perawatan Kanguru, Hambatan dan Tantangan dalam Pelaksanaan Perawatan Kanguru, Strategi dan Dukungan untuk Meningkatkan Keterlibatan Ayah. Perlu adanya cuti ayah yang setara dengan cuti ibu, sehingga ayah bisa membantu istrinya dalam merawat bayi mereka. Tenaga kesehatan harus mendorong dan membantu ayah untuk mempraktikkan perawatan kanguru. Selain itu, direkomendasikan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung praktik kanguru serta meningkatkan manajemen rumah sakit terkait kebijakan institusi. Memiliki struktur fisik di rumah sakit yang memungkinkan ruangan menjadi lebih ramah bagi ayah akan memperkuat peran mereka sehingga dapat menghabiskan malam bersama bayi mereka.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Natalia Damaiyanti Putri Raden, Makrina Sedista Manggul, Paskalinda Maria Yosefa Bandur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
___________________________________________________________________________________________________________________________________
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES (Journal of Health Research FORIKES VOICE), e-ISSN: 2502-7778, p-ISSN 2086-3098
Volume 1-6 (2010-2015) are available at http://suaraforikes.webs.com)
+6282132259611 (phone and WhatsApp)
___________________________________________________________________________________________________________________________________